Program & Kegiatan

1. Gerakan Indonesia Berdaulat Pangan

Pertanian di Indonesia akan semakin ditinggalkan, jika sikap bangsa ini berorientasi terus pada ketahanan pangan. Ketahanan pangan adalah terpenuhinya cadangan pangan bagi Indonesia. Tidak peduli cadangan tersebut datang dari mana, yang penting gudang-gudang terisi cadangan. Impor dan rekayasa produksi pertanian yang tidak sehat menjadi jalan keluar instan. Itulah sebabnya, dalam 10 tahun ini Indonesia kehilangan 5 juta keluarga petani. Mereka sudah tak mau lagi bertani, beralih profesi, atau menjalankan pertanian sekedar menanami lahan yang ada.

Langkah yang tepat adalah mengembalikan kemandirian bangsa ini dalam memenuhi kebutuhan pangan sendiri. Melalui Gerakan Indonesia Berdaulat Pangan, Swadaya Petani Indonesia membuka kembali kesadaran tentang pentingnya bangsa ini memiliki kekuatan dalam memenuhi kebutuhan pangannya sendiri.

2. Gerakan Pangan Sehat Indonesia

Pangan adalah masalah pokok dan mendasar suatu bangsa. Kedaulatan suatu bangsa juga ditentukan oleh pangan. Bukan sekedar ada, tetapi juga darimana berasal. Bukan hanya asal makan , tetapi juga harus menyehatkan. Swadaya Petani Indonesia mencanangkan Gerakan PASTI, Pangan Sehat Indonesia. Mengajak dunia pertanian untuk kembali ke Budaya Bertani Leluhur Nusantara yang alami dan ramah lingkungan. Tanpa pupuk sintetis, tanpa pestisida berbahaya, tanpa modifikasi genetika, tidak merusak lingkungan dan tidak membahayakan manusia.

Mengajak pula masyarakat agar peduli dengan asupan gizinya, dengan hanya mengkonsumsi pangan sehat hasil pertanian bangsa kita sendiri. Agar tercipta generasi yang kuat, sehat, terhindar dari ancaman autis, ancaman penyakit degeneratif, dan berbagai penyakit lainnya.

3. Ke Kebun Panen Ilmu

Ke Kebun Panen Ilmu adalah kegiatan yang membangkitkan kesadaran tentang pentingnya pertanian dan pangan sehat, serta memotivasi peserta untuk mau bertani, baik dalam skala kecil maupun besar, serta membangkitkan kebanggaan dan penghargaan terhadap petani. Materi yang disampaikan adalah pemahaman pertanian organik ala leluhur Nunantara; pemahaman dan wawasan tentang kedaulatan pangan; tips-tips ringan tentang pertanian, dll. Selain itu diajarkan pula cara membuat pupuk organik sederhana MOL (Mikroba Organik Lokal). Pelatihan ini diberikan gratis kepada para peserta, dibiayai oleh donatur/CSR. Pelatihan ini diberi nama “Ke Kebun Panen Ilmu”. Sampai tahun 2016, sudah belasan angkatan yang mengikuti pelatihan ini.

4. Diskusi Pertanian

Diskusi Pertanian, adalah salah satu kegiatan Swadaya Petani Indonesia yang bertujuan membangun kesadaran berbagai pihak tentang pertanian organik di Indonesia. “Ngawangkong di Kebon” (Ngobrol di Kebun) adalah salah satu kegiatan diskusi ini. Topiknya bermacam-macam, mulai dari tradisi bertani para leluhur, bagaimana memiliki sertifikasi organik, teknologi pertanian terkini, cara pemasaran, dengan mengundang para pakar dan ahli di bidangnya masing-masing.

5. Dapur Mandiri Organik

Program Dapur Mandiri Organik adalah solusi dari Swadaya Petani Indonesia dalam mewujudkan kedaulatan pangan. Konsep utamanya adalah dengan memanfaatkan lahan seberapa pun ukurannya untuk dijadikan lahan menanam. Diharapkan dengan adanya program Dapur Mandiri Organik ini, kebutuhan dasar pangan di rumah tangga dapat terpenuhi.

6. Komunitas Organik Nusantara

Komunitas Organik Nusantara (Kogantara) merupakan komunitas yang didirikan atas kepedulian pentingnya pangan sehat dan menyehatkan bagi masyarakat. Di dalam komunitas ini bergabung baik petani, pebisnis pertanian, konsumen, para pakar kesehatan, dll. Adanya komunitas ini diharapkan dapat membuka peluang sinergi dan kerjasama antara anggota komunitas. Kepengurusan Komunitas Organik Nusantara ini akan dikembangkan sampai ke seluruh Indonesia.

7. Sahabat Tani Organik Indonesia

Pertanian Indonesia membutuhkan para sukarelawan yang peduli akan nasib pertanian, nasib kehidupan bangsa ini. Sahabat Tani Organik Indonesia, merupakan wadah yang didirikan untuk menyatukan para ahli pertanian, pangan, pengairan, lingkungan, teknologi nano, pemasaran, desain, pemrograman komputer, IT, multimedia, teknologi mekanisasi, elektronik, para akademisi, peneliti, dari berbagai kalangan, dari berbagai disiplin ilmu, untuk turut sama-sama membangun Kedaulatan Pangan Sehat Indonesia.

8. Sosial & Kemasyarakatan

Swadaya Petani Indonesia melakukan kegiatan sosial kemasyarakatan, di antaranya pemotongan hewan Qurban, bagi-bagi bibit tanaman gratis, wisata kebun, buka puasa bersama, khitanan massal, bermitra dengan panti-panti asuhan, dan lain-lain. Kegiatan sosial kemasyarakatan lainnya adalah memberikan kuliah umum di kampus-kampus, talkshow di media elektronik, menjadi nara sumber/pembicara di berbagai seminar dan pelatihan, pentas seni budaya, dan lain-lain.

Profil-SPI-2016-14

Profil-SPI-2016-15

Comments are closed