Petani adalah Sahabat Kita

Sudah saatnya perusahaan-perusahaan semacam restoran dan hotel menjadi bapak angkat/asuh bagi pertanian. Petani difasilitasi untuk menanam komoditas organik sesuai kebutuhan perusahaan. Petani tidak menanam satu jenis sayuran, tetapi bermacam-macam. Penanaman dan panen juga harus diatur dengan pola/management tertentu, sehingga misalnya setiap minggu, panen lengkap kebutuhan. Ada kol, kentang, wortel, sawi, brokoli, dll.

Sebaiknya ada MoU antara petani dan bapak asuh/angkat, misalnya dalam hal penentuan harga. Bahwa harga saat panen adalah dihitung berdasarkan biaya tanam/panen ditambah berapa keuntungan buat petani. Sehingga tidak terjadi fluktuasi/disparitas harga yang jomplang. Bagi petani, ini semacam asuransi pengendalian harga. Bagi restorant/hotel atau perusahaan memudahkan dalam menentukan forecast/rencana belanja.

Berikutnya, petani dibina membentuk kelompok yang kuat. Lembaga semacam koperasi dapat dibentuk untuk membantu pengelolaan tanam, panen, dan keuangan. Di sebuah tempat di Cikajang, Garut, sebuah paguyuban pertanian berhasil menerapkan pola seperti ini. Di paguyuban tersebut, uang dikelola bersama dari hasil panen. Kebutuhan seperti beras, minyak goreng, kesehatan, pendidikan, dari seluruh anggota paguyuban dan keluarganya, sudah mulai ditanggung bersama. Petani satu jika sakit, maka petani lain akan bergiliran menjaga dan memelihara kebunnya. Ada anak petani yang masuk kuliah dibiayai paguyuban untuk sekolah di sebuah pergurutan tinggi, kebetulan jurusan yang diambil adalah pertanian. Dan sekarang si anak tersebut, sudah mulai terjun mengelola management pertanian di paguyuban tersebut. Pagi-pagi berangkat membawa ransel di pundak, dengan bekal buku dan laptop, pergi ke lahan pertanian, mengontrol semua kegiatan. Sebuah semangat gotong royong yang luar biasa.

Program kemitraan seperti ini bisa juga menjadi salah satu program Corporate Social Responsibility dari perusahaan-perusahaan. Program CSR itu tidak perlu muluk-muluk dan terkesan spektakuler. Menggerakkan roda pertanian adalah CSR yang paling membumi.

Mari kita bangkitkan pertanian, karena PERTANIAN ADALAH JATI DIRI BANGSA INDONESIA.

Selamat Hari Tani, 24 September
Salam, Kang Eep
Swadaya Petani Indonesia

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *