Life is Easy

Jon Jandai adalah seorang petani dari Thailand dan pendiri Pun Pun, sebuah pusat pertanian organik dan pusat belajar masyarakat di Thailand Utara. Dia kini banyak bicara di berbagai forum untuk memberi perspektifnya atas ‘hidup dengan cara yang berbeda’. Ini presentasi pendek Jon Jandai yang sebetulnya bisa disimak juga lewat Youtube.…

Continue reading

Sekolah PAUD Unik, Bayar Pakai Pisang

Kesadaran akan pentingnya pendidikan mulai dini tampaknya sudah muncul di sebagian besar masyarakat, khususnya di Dusun Watu Jaran, Desa Sikapat, Kecamatan Sumbang, Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah. Dream – Sebuah ide unik mengilhami pendirian sekolah Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) di Dusun Watu Jaran, Desa Sikapat, Kecamatan Sumbang, Kabupaten Banyumas, Jawa…

Continue reading

Pupuk Karya Dosen UGM Ini Diminati Petani Klaten

Impor pangan bisa memicu bencana pangan nasional. Sehubungan hal itu perlu ketahanan pangan nasional dengan peningkatan produksi pertanian. Salah satu upaya adalah dengan mengembalikan kesuburan tanah menggunakan humus buatan. Hal itu dikemukakan Dosen jurusan Kimia, Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Universitas Gadjah Mada Yogyakarta, Agus Kuncaka, pencipta pupuk SROP…

Continue reading

Krisis Regenerasi, Indonesia Terancam Kehilangan Petani

Indonesia menghadapi ancaman kehilangan petani akibat kurangnya minat generasi muda untuk mengembangkan sektor pertanian. Kepala Badan Penyuluhan dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Pertanian Kementerian Pertanian Pending Dadih Permana mengatakan, penyuluh pertanian memiliki peranan penting untuk menyiapkan tenaga atau generasi muda petani. Dia menyebutkan, regenerasi petani di kabupaten maupun kota masih…

Continue reading

Sosial Entrepreneur

Banyak yang berpendapat, bahwa, bisnis tidak dapat disatukan dengan sosial, bisnis ya bisnis, sosial yan sosial. Memang ada benarnya, pengelolaan bisnis dan sosial sebaiknya berbeda, tetapi bukan artinya bisnis dan sosial tidak dapat berjalan bersama. . Hari ini, saya, bertemu dan bincang-bincang dengan Kang Arief Wirawangsadita, Kang Goris Mustaqim, dan…

Continue reading

Ancaman Terhadap Kedaulatan dan Ketahanan Bangsa

Ancaman terhadap kedaulatan dan ketahanan bangsa kita terkait dengan pangan: . 1. Ketergantungan kita terhadap pangan impor, bibit impor, dll. Bahaya yg mengancam: ketika negara lain stop kirim pangan, stop kirim bibit tanaman. . 2. Semakin berkurangnya jumlah petani, karena secara ekonomi banyak petani yang rugi dalam bertani. Kesejahteraan menurun…

Continue reading

Kapitalisasi Industri Makanan

Saya kaget membaca tulisan teman saya, bahwa di Amerika saja, makanan/pangan yang tidak dimakan dan dibuang hampir mencapai 40%. Pangan seperti wortel, cabe, mentimun, dll., sebelum diijual di supermarket/pasar, terlebih dahulu mengalami penyortiran. Misalnya wortel dan cabe hanya dipilih yang lurus-lurus saja. Lalu kemana yang bengkok? Faktanya dibuang ke tempat…

Continue reading

Petani Pembela Bangsa

Saat ini kondisi pertanian di Indonesia sangat menyedihkan. Jumlah petani sudah berkurang hingga 5 juta keluarga petani selama 10 tahun terakhir ini. Bertani dianggap tidak menguntungkan, tanah sudah rusak akibat penggunaan pupuk “kimia” dan pestisida berbahaya. Hama meralalela. Lahan rusak karena limbah industri dan berkurang jauh karena ekspansi property dan…

Continue reading

Bukan Kata “Organik”-nya, Tetapi Sehatnya

Perdebatan tentang pertanian organik, pangan organik, terus saja digulirkan oleh beberapa pihak. Entah mengapa kata organik ini harus terus diperdebatkan. Padahal sesungguhnya kita harus melihat apa latar belakang penggunaan kata organik untuk pertanian dan perkebunan. . Kata “Organik” memiliki beberapa arti: 1. Menurut KBBI: 1) berkaitan dg zat yang berasal…

Continue reading