Jangan Pernah Nyinyir Terhadap Kearifan Lokal

subiaktoSedih melihat orang-orang kelas menengah ngehe mendiskreditkan ‘kearifan lokal’. Seolah lokal inferior terhadap standar internasional. Nenek moyang orang Wonogiri hidup bahagia makan singkong. Nenek moyang orang Solo Jogya bahagia makan tiwul. Nenek moyang orang Papua dan Maluku bahagia makan sagu. Nenek moyang orang Makasar bahagia makang ikang. Nenek moyang orang Sunda bahagia makan nasi lauk lalapan dan sambal.

Mereka tidak perlu merasa inferior terhadap budaya internasional. Sarapan roti, makan steak pake kentang goreng, minum kopi ditemani cake itu kearifan lokal orang barat yg sukses mereka bawa ke dunia internasional lewat oenjajahan fisik maupun penjajahan budaya. Akan merupakan kebanggaan kalau orang Amerika makan Tiwul, atau orang Perancis makan sagu dan orang Inggris makan lalaban.

Jangan pernah nyinyir terhadap kearifan lokal #banggadengansingkong

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *