Berbagi, Bermitra, Peduli

Yayasan Swadaya Petani Indonesia adalah lembaga yang bersifat nirlaba. Kegiatan-kegiatan lembaga ini, dibiayai oleh dana swadaya, donasi, dan CSR (Corporate Social Responsibilty) dari beberapa perusahaan, yang memiliki kepedulian membantu kemajuan pertanian organik Indonesia.

Dalam rangka menjalankan fungsinya, Swadaya Petani Indonesia juga menjalin kemitraan dengan beberapa lembaga, baik Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM), badan pemerintahan, dan dengan beberapa komunitas. Mitra-mitra ini dari berbagai bidang dan disiplin ilmu, mulai dari formulator pupuk bio, produsen pupuk/pestisida bio, manukatur, teknologi informasi, branding dan marketing, koperasi, lembaga pelatihan, lembaga pendidikan, rumah animasi dan produksi, teknologi nano, LSM lingkungan, lembaga hukum, lembaga sosial, lembaga keuangan, lembaga sedekah dan zakat, panti asuhan, dan lain-lain.

Profil-SPI-2016-16

Sinergi Komunitas dan Lembaga

Sudah dilaksanakan beberapa penandatanganan MoU dan Kerjasama dengan beberapa pihak, di antaranya Perkumpulan RumahUKM, Pemerintah Kabupaten Purwakarta, Pusat KUD (PUSKUD) Jawa Barat, Kelompok Tani Padi Pandan Wangi Cianjur, Kelompok Tani Singkong dan Jagung di Ciamis, Garut, dan Cianjur.

Profil-SPI-2016-17x

Gerakan Perdagangan Berkeadilan dan Berkelanjutan (Sustainable & Fair Trade)

Swadaya Petani Indonesia dalam menjalankan program kemitraan, menggunakan pola Bermitra – Berbagi – Peduli. Sesuai dengan misinya, yaitu Membangun Sistem Perekonomian Berkeadilan dan Berkelanjutan secara Berjama’ah. Pola berkeadilan ini sesuai dengan trend dunia, yaitu Sustainable & Fair Trade Movement. Dalam perdagangan berkeadilan, petani tidak hanya menjadi objek, tetapi juga memiliki peran penuh dalam perdagangan. Petani tidak hanya menikmati hasil panen, tetapi juga dijadikan mitra agar dapat menikmati juga sharing dari nilai perdagangan komoditas.

Profil-SPI-2016-17

Sejak 2012, pola Bermitra – Berbagi – Peduli ini sudah dijalankan, dan ternyata dalam pelaksanaannya hampir mirip dengan Fair Trade Internasional. Petani mendapatkan value/cash back dari keuntungan transaksi perdagangan komoditi yang mereka panen. Salah satu mitra lembaga usaha Swadaya Petani Indonesia yang memotori konsep Bermitra – Berbagi – Peduli ini adalah Koperasi Mitra Malabar, dimana dari keuntungan ekspor kopi Java Preanger ke Maroko, petani mendapatkan cashback sebesar 30% dari total keuntungan bersih.

Comments are closed